Polresta Banyuwangi Dihebohkan dengan Oknum Diduga Terjerat Kasus Narkoba



Banyuwangi - Polresta Banyuwangi dibuat heboh dengan kasus oknum berinisial LLK yang terjerat kasus narkoba. Tidak hanya itu, pelaku juga terlibat dalam bisnis bisnis pil trek dan penjualan jamu berbahaya yang sedang berproses di BPOM Jawa Timur.


"Sungguh miris dan memalukan institusinya sendiri ulah oknum yg berdinas d Polresta Banyuwangi dgn inisial LLK lagi2 tersandung maslh Narkoba,"kata Budi nama samaran yang enggan diberitakan kepada Data A Satu, Jumat (01/12/2023).


Namun, sorotan publik lebih terfokus pada hukuman yang diberikan kepada pelaku. Meskipun sudah melakukan kesalahan yang fatal dan merusak citra institusinya, LLK hanya mendapat hukuman disiplin ringan yang mencakup pasus selama 30 jam dan penundaan pendidikan selama satu tahun.


" yang membuat miris lagi oknum ini kurang lebihnya 3 bln yg lalu diduga tersandung bisnis bandar Pil trek, juga tersandung mslh produksi jamu yg mengandung bhn kimia yang berbahaya yg saat ini lagi berproses di BPOM Jatim , sblmnya pelaku pernah ditangkap juga dlm mslh yg sama yaitu penyalahgunaan Narkoba ,akan tetapi sgt disayangkan Oknum Polri yg berinisial LLK ," kata Budi


Sebagai Masyarakat Kata Budi,  Banyuwangi Bebas Narkoba, dia merasa geram dengan putusan tersebut dan menuntut tindakan tegas yang berupa sidang kode etik dan pemberhentian tidak hormat. Mereka juga mengingatkan bahwa instruksi dari Kapolri harus dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh aparat penegak hukum.


"Meskipun bnyk melakukan kesalahan yg cukup fatal dan memalukan institusi sendiri khususnya di wilayah hukum Polresta Banyuwangi oknum ini hny mendapatkan hukuman disiplin yg cukup ringan dgn menempati patsus selama 30 hr dan penundaan pendidikan selama satu tahun ,pdhl oknum ini telah berkali kali melakukan kesalahan yg cukup fatal dgn mencoreng institusinya yaitu Polresta Banyuwangi,"geramnya.


Dia menambahkan, Bagaimana Banyuwangi mau bebas dari Narkoba? Kata dia oknum aparatnya saja yang jelas terbukti menggunakan Narkoba dihukum cukup ringan sekali bahkan kasusnya terkesan ditutup-tutupi.


"ya klo kesalahan oknum yg berinisial LLK baru dilakukan baru kali ini saja, lah ini sdh pnh ditangkap dlm maslh yg sama koq cuma hukuman disiplin aja ,yang harunsnya aparat penegak hukum memberikan contoh yg baik bagi masyarakat akan tetapi oknum LLK ini memberikan contoh yg tidak baik ,bahkan koq kesannya oknum berisial LLK ini terkesan Kebal Hukum ,tapi ini benar-benar terbukti ada apa ini hukumannya koq ringan sekali??Kita sebagai perwakilan Masyarakat Banyuwangi Bebas Narkoba menyesalkan hukuman ringan yg diberikan oknum ini ," cetusnya.


Sementara itu, kata budi LLK sendiri merupakan putra dari bos produksi jamu berbahaya yang juga ditahan karena kejahatannya. Kasus ini semakin membuat publik bertanya-tanya apakah hukum di wilayah Polresta Banyuwangi masih bisa diandalkan atau justru hanya memberikan perlindungan kepada pelaku kriminal.


Sementara Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, dikonfirmasi melalui pesan whatsapp namun sangat disayangkan masih status centang satu diduga nomor Data A Satu telah diblokir. (Limb)

0 Comments

Post a Comment